Label berperekat, juga dikenal sebagai label peka tekanan, menggunakan perekat yang akan merekat ke permukaan ketika tekanan diberikan.
Bahan dasar kertas dan kaca yang digunakan pada label ini mengandung serat, lem, bahan pengisi, dan pewarna.
Serat-serat tersebut mudah menyerap air dan mempunyai celah di antara serat-serat tersebut, yang juga dapat menarik air.
Penyerapan atau pelepasan air ini mempengaruhi ukuran dan kualitas pencetakan kertas.
Oleh karena itu, penting sekali untuk menjaga agar kadar air tetap stabil saat menggunakan label kertas.
Tip Penyimpanan untuk Label KertasKondisi Penyimpanan yang Direkomendasikan
1.Simpan di a gudang dengan a suhu 22±2℃ dan kelembaban relatif 50%±5%. Simpan label berperekat di a lingkungan kering untuk menghindari masalah seperti rembesan lem, kelembapan, dan pengeritingan karena suhu dan kelembapan tinggi.
2. Kemasan Tersegel: Label berperekat harus disegel dalam kemasan film plastik. Setelah setiap kali digunakan, tutup kembali kemasannya dengan benar.
3.Menyimpan Gulungan Besar: Tempatkan papan kayu di bawah gulungan besar dan simpan secara vertikal.
4. Penyimpanan Palet: Saat menumpuk di atas palet, letakkan a bersihkan lembaran plastik pada palet terlebih dahulu. Tumpuk produk serupa dan hindari menempatkan gulungan besar di atas gulungan kecil. Jangan menumpuk terlalu tinggi.
5. Jarak dari Dinding: Pertahankan a jarak dari dinding saat menumpuk untuk menghindari paparan langsung ke pintu.
6. Area Penyimpanan Terpisah: Simpan label berperekat secara terpisah dari bahan kimia lainnya.
7. Hindari Sinar Matahari Langsung: Lindungi label dari paparan sinar matahari langsung.
Dengan tibanya musim hujan, tingkat kelembapan meningkat tajam, sehingga sering kali pelanggan mengeluh tentang label yang kusut dan menggelembung setelah pemakaian. Mari kita bagikan dua kasus untuk mengilustrasikan masalah ini.
Kasus 1: Label Perekat Diri Kerutan pada Botol Anggur
A kilang anggur berpengalaman a situasi di mana label berperekat yang terbuat dari kertas berlapis diaplikasikan pada botol anggur. Labelnya terlihat baik-baik saja pada awalnya, tetapi setelah 24 jam, labelnya mulai kusut. Seiring berjalannya waktu, kerutan pada botol menjadi semakin parah. Analisis: Saat musim hujan, kelembapan di bengkel pelanggan tinggi. Label berperekat disimpan dalam kantong plastik sebelum digunakan. Perbedaan kadar air antara label dan lingkungan bengkel sangat signifikan. Setelah diaplikasikan, label dengan cepat menyerap kelembapan dan mengembang, menyebabkannya kusut.

Kasus 2: Label Perekat Diri Kerutan pada Kotak Bergelombang
Label yang diaplikasikan pada kotak bergelombang mulai kusut 24 jam setelah aplikasi.
Analisis:Label dikemas dalam kantong plastik ketika tiba, tetapi kotak bergelombang yang disediakan oleh pabrik percetakan tidak memiliki kemasan luar. Meski keduanya disimpan di gudang yang sama, namun tidak ada pengatur kelembapan saat musim hujan. Kotak-kotak tersebut lebih mudah menyerap kelembapan dibandingkan labelnya. Kotak-kotak tersebut memiliki a kadar air yang tinggi. Kapan "kering" label diterapkan "lembap" kotak bergelombang, labelnya lama kelamaan menyerap kelembapan sehingga menyebabkannya kusut. Selain itu, saat kotak lembab mengering, ukurannya menyusut, yang juga menyebabkan label berkerut.

Solusi
1. Perkuat Kontrol Suhu dan Kelembapan di Bengkel:Suhu penyimpanan ideal untuk label adalah antara 20-25℃, dengan a kelembaban relatif 45-55%. Untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi, perusahaan perlu mengontrol suhu dan kelembapan di bengkel mereka secara efektif untuk mengatasi masalah ini secara mendasar.
2. Penyesuaian Kelembaban Lokal:
Jaga gudang tetap kering saat menyimpan kotak bergelombang. Pastikan pintu dan jendela bengkel dan gudang tertutup. Jauhkan label dan barang yang akan diberi label dari jendela atau pintu untuk mencegahnya terkena kelembapan dari luar.
3. Perlindungan Permukaan Pasca Pencetakan:
Bagi perusahaan yang tidak mampu mengendalikan suhu dan kelembapan, penyesuaian kelembapan lokal dapat menjadi a larutan. Misalnya memasang heater atau dehumidifier pada bagian belitan peralatan untuk mengurangi kelembapan lokal. Selain itu, menerapkan a lapisan pelindung atau lapisan UV pada label dapat membantu mencegah kerutan dan gelembung sampai batas tertentu.
4. Sesuaikan Kadar Air Label Berperekat dengan Lingkungan Pelanggan:
Pastikan kadar air pada label berperekat sesuai dengan lingkungan pelanggan.
Hak Cipta © 2026 Shanghai Pure-easy Label Printing Co., Ltd. - Semua Hak Dilindungi Undang-Undang.