Secara sederhana, perbedaan terbesar antara pencetakan tradisional dan pencetakan UV terletak pada metode pengeringan. Selain itu, bahan yang bisa dicetak juga cukup berbeda.
Metode Pengeringan:
Dalam pencetakan tinta tradisional, lapisan bubuk disemprotkan ke kertas setelah dicetak. Hal ini menciptakan ruang di antaranya lembaran kertas,
mencegah tinta lengket dan mempercepat proses pengeringan. Tinta tradisional tidak mengering segera setelah dicetak. Tanpa lapisan bubuk ini,
seprainya bisa saling menempel atau menyebabkan noda merusak cetakannya. Biasanya, setelah mencetak dan menyemprotkan bedak, kertas memerlukan waktu agar benar-benar kering.
Waktu pengeringan bisa berbeda-beda tergantung jenis kertas yang digunakan, namun pada umumnya kertas yang baru dicetak tidak langsung kering.

Sebaliknya, tinta UV mengandung reagen yang bereaksi dengan sinar ultraviolet. Selama proses pencetakan, tambahan langkahnya melibatkan pemaparan
tinta ke sinar UV, yang menyebabkan tinta langsung kering. Inovasi ini mempersingkat proses itu biasanya memakan waktu beberapa hari hingga hanya beberapa jam.
Setelah dicetak, bahan bisa langsung diproses.Pencetakan UV dapat diterapkan pada permukaan yang sangat halus, sehingga menghasilkan cetakan yang lebih tahan lama dan tidak mudah pudar.
Bahan Percetakan:
Pencetakan tinta tradisional terbatas pada kertas dan tidak dapat diterapkan pada plastik atau bahan lainnya. Sebaliknya, tinta UV bisa digunakan pada berbagai macam bahan.
Tinta UV melekat dengan baik pada hampir semua permukaan,termasuk polietilen, vinil, stirena, senyawa polikarbonat, kaca, logam, dan kertas.
Perbedaan signifikan lainnya adalah kemampuan cakupan tinta UV. Jika mencetak pada kertas atau bahan berwarna, lapisan tinta putih dapat diterapkan
terlebih dahulu untuk memastikan bahwa warna yang dicetak tidak terpengaruh oleh warna latar belakang.
Teknik coverage ini dapat membuat warna hasil cetakan tinta UV tampak sedikit lebih gelap dibandingkan tinta tradisional. Sejak UV pencetakan menjadi lebih cepat secara signifikan
keseluruhan proses dengan menghilangkan waktu tunggu tinta mengering, itu telah menjadi semakin populer.

Prinsip Pencetakan UV:

Contoh pencetakan UV meliputi:
Bahan kemasan

Hak Cipta © 2026 Shanghai Pure-easy Label Printing Co., Ltd. - Semua Hak Dilindungi Undang-Undang.